Akhirnya berita yang aku takuti menjadi realiti juga...
Tanggal 15 Julai 2015, pada pukul 10:25 pagi, bagaikan luruh seluruh jantungku mendengar perkhabaran itu...
Bumi ku rasakan berhenti berputar sekali lagi. Masa seolah-olah terhenti..
Apabila melihat Wechat yang dihantar oleh Wen tertera pada skrin smartphone ku, "Abang S...Bulan 9 ni.. Dia datang rumah nak bertunang dengan aku... hmmm." Boooommmmm!!! Seakan-akan ku rasakan bom nuklear dijatuhkan tepat kepada aku... Allahu. berat sungguh dugaanmu kepada aku dan Wen di bulan Ramadhan ini...
Lidahku jadi kelu... fikiranku bercelaru... badan terasa lemah longlai..
Ya Allah berikanlah aku kekuatan...
Aku rasa tidak mampu ya Allah...
Mengenangkan orang lain yang akan menyarungkan cincin di jarinya...
Orang lain yang akan membina ikatan bersamanya...
Orang lain yang akan bersamanya... Bukan aku!
Allahu...
Air mataku jatuh berderai lagi... kali ini lebih deras...
Air mataku jatuh berderai lagi... kali ini lebih deras...
Ya Allah...
Jika ini ujianmu buat aku dan dia untuk menyatukan kami di kemudian hari, Aku sanggup menghadapinya ya Allah...
Ya Allah...
Jika kami mempunyai jodoh antara satu sama lain, satukanlah kami... jangan cerai-beraikan kami...
Ya Allah...
Jika ini memang sudah takdirmu buat hamba ini... hambamu akan terimanya dengan redha.. Kuatkanlah hati hamba-Mu ini bagi menghadapinya...Kuatkanlah juga hatinya bagi menerima ketetapan-Mu Ya Allah...
Engkau jodohkanlah dia dengan lelaki yang baik-baik.. yang mampu membahagiakannya, menjaganya, memanjakannya, dan membimbingnya ke syurga-Mu...
Ku mohon Ya Allah... Kabulkanlah permintaanku...
Ameen Ya Rabb Al Alameen (آمين يا رب العالمين)
No comments:
Post a Comment